sumber foto : shutterstock

Sinar matahari pada dasarnya memiliki banyak manfaat bagi mahluk hidup terutama manusia, baik bagi kehidupan, kesehatan maupun kecantikan, namun adakalanya sinar matahari tidak hanya terasa panas menyengat di kulit tapi lebih dari itu juga memberi dampak buruk bagi manusia, salah satunya dapat menyebabkan munculnya berbagai macam permasalahan kulit, diantaranya : menyebabkan penumpukan sel kulit mati yang membuat kulit tampak lebih gelap, bersisik, kering, kasar, membuat kulit terasa terbakar, kerusakan sel kulit, bahkan paling parah dapat menimbulkan penyakit kanker kulit. Hal buruk tersebut bisa terjadi jika kulit terpapar sinar matahari secara langsung dalam waktu yang lama.

Bagaimanakah cara tepat untuk dapat merasakan manfaat sinar matahari tanpa khawatir dengan dampak buruk yang ditimbulkannya? terutama bagi kita yang lebih banyak beraktivitas di luar ruangan dengan resiko terpapar sinar matahari lebih lama.

Berikut adalah 5 cara tepat yang dapat kalian lakukan untuk mengurangi dampak buruk sinar matahari :

Saat ingin berjemur dibawah sinar matahari pastikan jika kamu berjemur di saat yang tepat, yakni pada saat matahari mulai terbit di pagi hari sampai pukul 09:00.

sumber foto : CNN Indonesia

Berjemur dibawah sinar matahari memang baik untuk kesehatan dan kecantikan, karena sinar matahari adalah sumber Vitamin D terbesar yang dibutuhkan oleh tubuh untuk memperkuat imun & menyembuhkan penyakit kulit, tapi tahukah kalian jika berjemur yang tepat adalah saat pagi hari mulai dari matahari terbit sampai pukul 09:00, why? Karena diatas pukul 09:00 pagi jarak antara bumi dan matahari lebih dekat sehingga jumlah radiasi sinar ultraviolet yang bias mencapai permukaan bumi saat itu lebih banyak dan kuat, bahkan sepertiga dari radiasi ultra violet yang mengenai bumi dalam satu hari terjadi pada pukul 11:00 – 13:00.

Tapi kembali lagi, sinar matahari yang ada tergantung di daerah mana kamu tinggal, untuk daerah yang di lalui oleh garis khatulistiwa misalnya tentu saja di daerah tersebut letak matahari akan lebih dekat dengan bumi dengan rentang waktu yang lebih lama.  

Saat berada diluar ruangan atau dilapangan pada siang hari usahakan untuk menggunakan alat pelindung dari sinar matahari.

sumber foto : halodoc

Beberapa orang memiliki rutinitas yang mengharuskannya untuk beraktivitas di siang hari hal itu membuatnya beresiko terpapar sinar matahari secara langsung, untuk mengurangi dampak buruk sinar matahari tersebut sebaiknya gunakan alat pelindung sinar matahari seperti : topi, payung dan kaca mata hitam, serta usahakan untuk menggunakan pakaian yang tertutup dan longgar sehingga lebih banyak bagian tubuh yang terlindungi oleh pakaian tapi masih bebas untuk bergerak tanpa rasa gerah.

Saat berkendara menggunakan kendaraan roda dua pastikan untuk menggunakan helm, jaket, sarung tangan, masker wajah dan kaos kaki.

sumber foto : klikhijau.com

Saat berkendara dengan menggunakan kendaraan roda dua, lindungi diri dengan menggunakan helm, jaket, sarung tangan, masker wajah dan gunakan kaos kaki yang dapat melindungi kulit kaki kita, selain berfungsi sebagai pengaman, sebenarnya helm dan jaket juga bisa melindungi kulit dari sengatan sinar matahari sekaligus dari kotoran dan polusi. Helm, jaket, sarung tangan, masker wajah dan kaos kaki adalah benda yang wajib kita gunakan saat berkendara menggunakan kendaraan roda dua, karena efektif untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari secara langsung.

Menghindari pantulan sinar matahari

sumber foto : pikiran rakyat

Beberapa benda tertentu seperti kaca, air dan pasir dapat memantulkan cahaya matahari, memang tidak sekuat sinar matahari langsung, efektivitas pantulan sinar matahari hanya 85% saja, namun tetap saja presentase tersebut mengandung bahaya yang sebisa mungkin untuk dihindari. Maka dari itu pergi ke pantai pada siang hari cenderung lebih berbahaya dibandingkan kita pergi ke pantai [ada waktu pagi, sore atau malam hari.

Konsumsi makanan yang bisa meningkatkan pelindung natural kulit terhadap sinar matahari.

sumber foto : png download.id


Beberapa jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi karena dapat membantu meningkatkan perlindungan terhadap kulit dari efek buruk sengatan sinar matahari dan kerusakan diantaranya adalah: wortel, strawberry, green tea, buah delima, kacang almond, buah anggur (merah), tomat, jeruk, dan semangka. Tetapi mengaplikasikan air jeruk secara langsung pada permukaan kulit sebagai masker pelindung pada pagi hari sebaiknya jangan di lakukan karena justru akan membuat kulit lebih mudah rusak apabila terkena sinar matahari.

Aplikasikan Sunscreen pada kulit wajah.

sumber gambar : halodoc

Sunscreen adalah cream pelindung wajah dari efek buruk sinar matahari, penggunaan sunscreen sebaiknya minimal yang mengandung SPF 15 , untuk di wilayah tropis seperti di Indonesia. Saat ini banyak beredar produk sunscreen di pasaran baik produk local maupun product import dari luar negeri. Aplikasikan Sun Cream pada kulit wajah dan bagian kulit lain yang tidak terlindungi oleh pakaian 30 menit sebelum keluar dari rumah untuk membentuk film di permukaan kulit, dan ulangi setiap 2 jam sekali jika dirasa perlu agar dapat melindungi kulit secara maksimal dari efek radiasi sinar matahari.

Itulah sedikit tips dari saya, semoga membantu dan bermanfaat, terimakasih.