Menurut World Health Organization (WHO) terjatuh merupakan salah satu kecelakaan yang sering terjadi pada anak – anak. Sementara itu, banyak orang tua yang belum memahami tentang bagaimana menangani luka pada anak secara tepat, karena jika luka saat terjatuh tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan infeksi bahkan dapat menyebabkan trauma yang dapat menghambat anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

Melihat situasi yang terjadi diatas, membuat Hansaplast menguatkan komitmennya untuk melindungi keluarga Indonesia dari luka dengan mempersembahkan program Anak Siaga Hansaplast yang bertujuan untuk membantu orang tua dalam memberikan edukasi seputar luka pada anak. Program Anak Siaga Hansaplast ini mengemas edukasi mengenai luka yang di kemas secara menarik, menyenangkan dan seru untu diikuti oleh orang tua dan anak. Program Anak Siaga Hansaplast ini berlangsung selama 2 hari yaitu pada tanggal 29 – 30 Juli 2021 dengan konsep story telling yang dilakukan secara virtual.

Pada hari pertama ditanggal 29 Juli 2021, Program Anak Siaga Hansaplast yang Ibu ikuti bersama Anak Ridho, menghadirkan story telling ternama Indonesia yang menjadi favorite Ibu waktu kecil dulu, siapa lagi kalau bukan Kak Ria Enes dan Boneka Suzan. Point penting yang saya tangkap dari apa yang disampaikan oleh Kak Ria & Suzan di session Program Anak Siaga Hansaplast pada hari pertama ini adalah bahwa saat terjadi insiden atau kecelakaan pada anak, sebagai orang tua sebaiknya bersikap tetap tenang dan tidak panik, supaya anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang tidak mudah panik. Saat terjadi luka, orang tua sebaiknya tidak melarang anak untuk menangis melainkan mencoba menenangkan dengan cara meyakinkan bahwa Ibu dan Ayah ada bersamanya. Dengan sikap yang tenang , akan lebih mudah untuk fokus pada langkah yang seharusnya dilakukan untuk menangani luka pada anak sesuai jenisnya. Setelah selesai mendengarkan cerita dari Kak Ria Enes & Suzan yang seru dan bermanfaat sekali, anak – anak kembali dihibur dengan melakukan permainan “Magic Card” ditemani dengan Kak Devi, yang menarik minat Anak Ridho untuk mewarnai gambar pada card yang diberi oleh Hansa. Melihat Anak Ridho senang sekali pada session ini, bikin hati Ibu berbunga – bunga, ada aja ide Hansa untuk menyenangkan Anak Indonesia.

Pada hari kedua ditanggal 30 Juli 2021, Program Anak Siaga Hansaplast menghadirkan Kak Bonchie Yoska Sudrajat. Gaya bercerita Kak Bonchie ini seru sekali dan sangat ekspresif sehingga Anak Ridho antusias sekali mendengarkan cerita dari Kak Bonchie, sampe bengong dibuatnya, hahaha. Sama seperti dihari pertama Program Anak Siaga Hansaplast di hari pertama dimana anak diajak untuk bermain edukatif yang mengasah kreatifitas anak bersama Kak Devi, bedanya di hari kedua ini anak – anak diajak bermain “Sticker Book”, anak diajak untuk menempel karakter – karakter sticker sesuai dengan tema buku yang ada, semua alat telah disediakan dan dikirim ke masing – masing peserta Program Anak Siaga Hansaplast sebelum acara dimulai.

Pada Program Anak Siaga Hansaplast ini juga disampaikan tentang 3 langkah mudah pertolongan pertama yang dapat dilakukan orang tua saat anak mengalami luka ringan di rumah, caranya adalah sebagai berikut :

  • Bersihkan , Langkah pertama saat mengetahui anak terluka adalah bersihkan luka tersebut dari kotoran untuk mencegah infeksi. Kita bisa menggunakan Hansaplast Spray Antiseptik yang dilengkapi dengan polyhexamethylene (PHMB) yang dapat mengobati luka tanpa rasa perih.
  • Lindungi , lindungi luka dari kotorab dan bakteri untuk mencegah infeksi. Kita dapat menggunakan plester Hansaplast yang dilengkapi dengan Bacteria Shield yang telah teruji secara klinis dapat melindungi luka dari kotoran dan bakteri penyebab infeksi.
  • Sembuhkan , setelah luka mulai mengering, rawat luka dengan Hansaplast Salep Luka untuk mencegah bekas luka.

Secara keseluruhan Program Anak Siaga Hansaplast ini sangat menyenangkan dan edukatif baik untuk anak maupun orang tua. Kemampuan Hansaplast dalam penyembuhan luka yang cepat dan efektif telah diakui oleh dunia selama 90 tahun ini. Hansaplast tidak hanya menjadi brand plester no.1 di Eropa Barat namun juga di 17 negara di seluruh dunia termasuk Indonesia. Menariknya Hansaplast tidak hanya memproduksi produk yang berkualitas tapi juga mempunyai banyak program dan kegiatan yang di dedikasikan untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dunia.